sukareview.com – ByteDance yang merupakan induk perusahaan Tiktok dikabarkan akan membeli studio game Mobile Legends, Moonton Technology, yang berbasis di Shanghai.

Akuisisi studio video game datang karena ByteDance, pemilik TikTok dan platform video pendek Cina serupa Douyin, ingin membuat terobosan besar ke dalam bisnis video game. Tentu saja ini akan menempatkan ByteDance ke dalam persaingan langsung dengan Tencent China.

“Melalui kolaborasi lintas tim dan memanfaatkan pelajaran serta wawasan dari pertumbuhannya yang pesat, Moonton memberikan dukungan strategis yang diperlukan untuk mempercepat penawaran game global Nuverse,” kata ByteDance dalam sebuah pernyataan, melansir dari Reuters Senin, (22/3/2021).

Yuan Jing, selaku CEO Moonton juga mengatakan perusahaan akan beroperasi secara independen dari ByteDance setelah akuisisi.

Disisi lain, kabar senada juga datang dari seorang analisis ternama China, Daniel Ahmad melalui akun Twitter-nya.

Ia mengatakan bahwa akuisisi induk perusahaan TikTok terhadap Mobile Legends tersebut akan menjadi salah satu akuisisi terbesar pada tahun ini. Ia pun menegaskan bahwa Mobile Legends adalah salah satu game sangat populer di smartphone.

Moonton Technology yang didirikan oleh mantan karyawan Tencent ini paling terkenal di Asia Tenggara dengan game multiplayer online battle arena (MOBA) Mobile Legends.

Melansir Reuters, Tencent yang merupakan perusahaan video game dan media sosial terbesar di China juga mengajukan penawaran untuk Moonton. Namun sepertinya Moonton lebih memilih ByteDance.

BACA JUGA:  Ini Bocoran Event Kolaborasi Free Fire X Street Fighter

Akuisisi ini mengartikan bahwa ByteDance segera memiliki game MOBA yang dapat bersaing dengan Honor of Kings dan League of Legends, yang mana keduanya merupakan game MOBA besutan Tencent.

Terlepas dari itu semua, hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut terkait proses akuisisi yang cukup mengejutkan ini.

Tentu saja, hal ini cukup menarik untuk dinantikan, terutama bagaimana Mobile Legends nanti setelah berada di bawah naungan Bytedance.