sukareview.com – Sebanyak 33 pengusaha Indonesia telah resmi lulus dari program pelatihan Alibaba Netpreneur Training (ANT) terbaru yang diselenggarakan oleh Alibaba Global Initiatives (AGI).

Program ANT dirancang untuk membekali para pengusaha dan pelaku bisnis dari berbagai sektor dengan pengetahuan praktis untuk membantu perkembangan usaha di era ekonomi digital.

Seri terbaru pelatihan ini diselenggarakan sejak pertengahan Juli hingga pertengahan Agustus, yang meliputi serangkaian kelas online tentang cara memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan bisnis masing-masing peserta.

Pelatihan ini juga membahas tren e-commerce pasca pandemi serta peluang yang tersedia dalam sektor digital commerce lokal, agar senantiasa selaras dengan perkembangan bisnis dalam kanal online.

Para partisipan merupakan pengusaha Indonesia terpilih yang telah melalui serangkaian proses seleksi dan berasal dari berbagai industri seperti ritel, e-commerce, perdagangan, agrikultur, dan kesehatan, dengan konsep bisnis tradisional maupun digital.

Selama empat minggu, sesi pelatihan ANT membahas mengenai berbagai tren terbaru yang membentuk ekonomi digital Tiongkok, serta pendekatan dan kerangka berpikir yang dapat digunakan para pelaku usaha untuk membangun bisnis yang sukses dan inovatif dalam dunia digital masa kini.

Salah satu partisipan pelatihan ini adalah Bendy Cemerlang, CEO PT Akses Solusindo Inspira Cemerlang, sebuah perusahaan produk elektronik yang tengah memasuki tahun kedua operasional.

Sebagai pimpinan dari perusahaan muda, Bendy menyadari masih banyak hal yang dapat ia pelajari. Oleh karena itu, keikutsertaannya di Alibaba Netpreneur Training menjadi bekal yang sangat berharga.

“Pelajaran yang paling berkesan dari ANT adalah pentingnya memiliki misi, visi, dan nilai dalam perusahaan.

“Saya merasa senang karena pelajaran ini bisa kami praktekkan langsung ke perusahaan, dimana kami tengah mengembangkan penjualan produk energi terbarukan yang didorong tidak hanya oleh pasar yang menjanjikan, tetapi juga misi untuk membantu masyarakat di area terpencil untuk mendapatkan akses listrik,” jelas Bendy.

BACA JUGA:  Indonesia Berpotensi untuk Mencapai Internet yang Berkualitas dan Terjangkau

“Program ini juga membekali saya dengan pemahaman akan pentingnya perencanaan bisnis, sesuai pepatah bahwa: ketika kita gagal membuat rencana yang baik, maka Anda sebetulnya sedang merencanakan kegagalan untuk terjadi,” lanjutnya.

“Saya berharap pelatihan ini dapat terus diadakan karena masih banyak para pelaku usaha di Indonesia yang membutuhkan pengetahuan mengenai kewirausahaan mendasar serta pelatihan digitalisasi seperti ini.”

Haykal Kamil, Co-Founder dan CEO PT Kals Corpora Indonesia, tertarik untuk mengikuti ANT tahun ini dengan motivasi yang berbeda. Haykal memimpin perusahaan lifestyle halal yang menaungi tiga brand direct-to-consumer atau DTC untuk fesyen dan kosmetik.

Selama pandemi, Haykal banyak menyaksikan video dari YouTube untuk mendapatkan pengetahuan dan wawasan bisnis, namun Haykal menyadari bahwa ia membutuhkan forum untuk bertemu dengan orang-orang yang memiliki kesamaan minat.

“Berpartisipasi dalam pelatihan Netpreneur adalah pengalaman yang tidak terlupakan.

“Senang sekali rasanya bisa berkumpul dengan sesama pengusaha, dimana kami semua sangat haus akan pengetahuan baru untuk menaklukkan dunia yang terus berubah.

“Itu adalah perasaan saya selama berada di lingkungan kelas ANT,” tutur Haykal.

“Para mentor kami merupakan pakar yang sudah terbukti di bidang masing-masing. Kami mendapatkan banyak pengetahuan dan saran dari mereka yang sudah berpengalaman.

“Mereka membentuk kembali perspektif bisnis saya dan menantang saya untuk berpikir dari sudut pandang yang baru.

“Program Alibaba Netpreneur Training ini telah mendorong saya untuk mempertajam misi, visi, dan nilai perusahaan. Saya percaya hal inilah yang akan membuat perusahaan bertumbuh kian pesat dan melangkah lebih jauh,” tambahnya.

Seluruh partisipan yang telah merampungkan pelatihan ini diundang untuk bergabung dengan komunitas wirausahawan AGI, dimana mereka dapat membangun network dengan sesama pengusaha lain yang memiliki semangat dan mindset serupa.

BACA JUGA:  Lanjutkan Kemeriahan Harbolnas 9.9, Promo Perdana Mi 11 Lite Masih Tersedia

Mereka juga berkesempatan untuk terus belajar pasca-pelatihan, misalnya melalui webinar dan newsletter.

Peserta terpilih dengan performa terbaik juga berkesempatan untuk mengikuti program imersif secara offline di Kantor Pusat Alibaba di Hangzhou, Tiongkok, setelah pembatasan perjalanan ditiadakan.

Program ANT adalah salah satu program Alibaba Group untuk memajukan ekonomi digital, serta mengembangkan talenta dalam perdagangan dan bisnis digital di Indonesia.

Sejak pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada tahun 2019, pelatihan ini telah diikuti oleh sebanyak 184 pelaku usaha dari Indonesia.